IPAL 10 m³ untuk Klinik Hemodialisis Amarta Yogyakarta

Pengelolaan air limbah merupakan salah satu aspek penting dalam operasional fasilitas kesehatan, khususnya klinik hemodialisis (cuci darah). Proses hemodialisis menghasilkan air limbah yang harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan lingkungan, PT Giotech Artha Cemerlang telah menyelesaikan instalasi IPAL Biofilter kapasitas 10 m³ untuk Klinik Amarta Yogyakarta, sebagai bagian dari peningkatan sistem pengolahan air limbah fasilitas kesehatan.

Mengapa Klinik Hemodialisis Membutuhkan IPAL?

Unit hemodialisis menggunakan air dalam jumlah besar selama proses terapi pasien gagal ginjal. Selain menghasilkan air buangan dari proses pencucian mesin, fasilitas juga menghasilkan limbah domestik dari wastafel, toilet, ruang tindakan, dan area pelayanan lainnya.

Pengolahan limbah diperlukan untuk:

  • Mencegah pencemaran lingkungan.
  • Mengurangi kandungan BOD, COD, TSS, dan parameter pencemar lainnya.
  • Menjaga kualitas air buangan sebelum dilepas ke saluran umum.
  • Mendukung operasional fasilitas kesehatan yang berkelanjutan.

Spesifikasi IPAL Biofilter Kapasitas 10 m³

Instalasi yang digunakan merupakan sistem Biofilter Anaerob-Aerob berbahan Fiberglass Reinforced Plastic (FRP) yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang.

Spesifikasi Umum

  • Kapasitas : 10 m³
  • Material tangki : FRP Anti Korosi
  • Sistem pengolahan : Anaerob – Aerob
  • Media biofilter : High Surface Area Media
  • Blower aerasi
  • Panel kontrol otomatis
  • Pompa transfer
  • Unit filtrasi akhir
  • Perpipaan PVC tekanan tinggi

Sistem ini dirancang agar mudah dioperasikan oleh operator klinik dengan kebutuhan perawatan yang relatif rendah.

Butuh Penawaran Harga Terbaik?

Dapatkan Free Ongkir Untuk JaDeTaBek & Jawa Timur.

Scroll to Top